Lompat ke konten

Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Kota Jambi Ikuti Rakor Implementasi Kebijakan Perlindungan Data dan Transaksi Elektronik

Jambi, 31 Oktober 2025 — Kepala SMK Negeri 3 Kota Jambi, Drs. A. Tholip, tampil dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Implementasi Kebijakan Perlindungan Data dan Transaksi Elektronik, yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polhukam RI) bersama mitra strategis.
Kegiatan berlangsung di Hotel Swiss-Bel Jambi dan dihadiri oleh jajaran pengurus PGRI Provinsi Jambi serta pemangku kepentingan di bidang literasi digital dan keamanan data.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, menekankan pentingnya perlindungan data pribadi dan transaksi elektronik di tengah percepatan digitalisasi. Beliau menyebut bahwa pemerintah daerah mempunyai komitmen untuk memperkuat literasi digital, khususnya untuk melindungi data dan mencegah penyalahgunaan teknologi.

Para narasumber nasional yang tampil antara lain Staf Ahli Menko Polhukam Bidang Komunikasi & Informasi, Asisten Deputi Koordinasi Perlindungan Data dan Transaksi Elektronik Kemenko Polhukam, Direktur Strategi Komunikasi dan Kebijakan Pengawasan Ruang Digital dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo), serta Ketua Tim Tindak Pidana Sektor Keuangan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Mereka memaparkan berbagai kebijakan serta tren ancaman konten negatif dan penyalahgunaan transaksi elektronik.

Salah satu materi menyoroti model operasi bandar judi daring yang melibatkan pendaftaran domain, afiliasi trafik, dan pencucian dana melalui e-wallet atau kripto — sebuah fenomena yang menurut data PPATK juga mencakup wilayah Provinsi Jambi sebagai salah satu dari 10 besar provinsi dengan jumlah transaksi perjudian daring terbanyak.

Melalui keikutsertaan ini, SMK Negeri 3 Kota Jambi menegaskan komitmennya untuk ikut serta dalam sinergi literasi digital, perlindungan data, dan penggunaan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab. Kepala sekolah, Drs. A. Tholip, menyampaikan bahwa sekolah akan meningkatkan pemahaman siswa dan guru tentang keamanan data serta etika transaksi elektronik di dunia pendidikan.

Sekolah mengajak seluruh civitas akademika — dari siswa hingga tenaga pendidik — untuk bersama menjaga ekosistem digital yang aman, produktif dan bebas dari konten negatif serta praktik penyalahgunaan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *